.:: RUMAH MENTOR

Beranda » Alat Permainan Edukatif » Mengenal APE (Alat Permainan Edukatif) untuk Peserta Didik PG-TK (Part 1)

Mengenal APE (Alat Permainan Edukatif) untuk Peserta Didik PG-TK (Part 1)

Kategori

Arsip

Menjadi mentor anak-anak usia PG-TK bukan hal yang gampang, dibutuhkan kesabaran serta keterampilan dalam memainkan berbagai jenis alat peraga edukatif. Berikut ini kami dari Rumah Mentor mau berbagi seputar pengetahuan APE (Alat Permainan Edukatif).

Alat Permainan Edukatif

Permainan, tapi ada nilai-nilai edukatif di dalamnya. Anak tidak hanya sekedar melakukan permainan biasa, akan tetapi di dalamnya anak akan memperoleh berbagai perkembangan sesuai dengan usia mereka. Maksut dari alat ini adalah semua alat untuk bermain anak. Salah satu indicator alat permainan disebut dengan edukatif jika di dalamnya mengembangkan aspek tertentu. Tentu tidak hanya satu alat saja yang dapat mengembangkan berbagai perkembangan anak, akan tetapi dari satu alat itu setidaknya ada focus untuk mengembangkan salah satu kecerdasan anak. Sedangkan untuk mengembangkan kecerdasan anak yang lain bias dengan menggunakan alat permainan lain. Terdapat berbagai jenis alat permainan edukatif ini. Jenis permainan ini antara lain: bongkar pasang, pengelompokan, memadukan, mencari padanan, merangkai, membentuk, mengetok, menyusun, dan sebagainya. Nah, alat permainan edukatif sendiri dibagi menjadi tiga basis. Ini dia pembagiannya:

  1. Alat Permainan Edukatif Berbasis Media
  2. Boneka dari kain
  3. Balok bangunan polos
  4. Menara gelang segitiga, bujur sangkar, lingkaran, dan segi enam
  5. Tangga kubus dan tangga silinder
  6. Balok ukur poos
  7. Krincingan bayi
  8. Gantungan bayi
  9. Beberapa puzzle
  10. Kotak gambar pola
  11. Papan pasak 25
  12. Papan pasak 100

Montessori sendiri menggunakan tiga prinsip utama untuk memberikan alat permainan edukatif pada anak, yaitu: (1) pendidikan usia dini (early childhood), prinsip ini menekankan pada perhatian secara penuh terhadap kebiasaan dan pengetahuan dasar yang dibutuhkan anak sesuai dengan tingkat perkembangannya, (2) lingkungan pembelajaran (the learn environment), prinsip ini menekankan pada kesesuaian antara bermain dan belajar dengan lingkungan. Caranya, ajak anak-anak untuk membantu pekerjaan orang tua yang ringan-ringan, seperti mencuci baju, mainan, perabotan atau sekadar memandikan bola, (3) peran guru (the role of the teacher), prinsip ini menekankan pada peranan guru dalam pembelajaran dan permainan anak.

  1. Alat Permainan Edukatif Berbasis Kegiatan

Alat permainan edukatif berbasis kegiatan adalah permainan yang tanpa mengandalkan alat, akan tetapi permainan ini lebih menekankan pada aktivitas anak yang melibatkan motorik kasar dan motorik halus. Fungsi dari permainan ini sendiri yaitu lebih menekankan pada perkembangan motorik kasar. Biasanya, permainan yang berhubungan dengan permainan edukatif berbasis kegiatan ini yaitu permainan tradisional. Banyak permainan tradisional yang sangat bermanfaat bagi perkembangan motorik kasar anak. Selain itu, permainan ini amat berguna untuk meningkatkan kreatifitas anak, sehingga anak menjadi lebih lincah, cerdas, dan dapat berinteraksi dengan teman lainnya. Ada beberapa permainan yang dapat mengembangkan motorik halus anak. Di sini saya sengaja memberikan contoh permainan tradisional:

  1. Bermain petak umpet, manfaatnya yaitu untuk mengembangkan kecerdasan visual spasial, terutama melatih kemampuan untuk melihat obyek dengan tingkat kedetailan tertentu.
  2. Bermain memimpin bergilir, yaitu permaiann yang dilakukan beberapa anak, ada sebagian anak yang memimpin, dan ada seorang yang memimpin jalannya permainan. Permainan ini bermanfaat dalam menumbuhkan sifat kreatif, loyal, disiplin, dan sabar dalam diri anak.
  3. Bermain melempar peluru, yaitu permainan yang melempar kelereng, tetapi harus tepat sesuai dengan benda yang dituju. Manfaat permainan ini adalah melatih ketepatan anak dalam mengambil suatu keputusan, melatih konsentrasi, dan melatih keseimbangan anak.
  4. Bermain melempar dan menangkap bola, permainan ini melibatkan koordinasi antara mata dan tangan. Adapun manfaatnya yaitu untuk melatih keseimbangan koordinasi otak anak, melatih focus anak, serta melatih ketepatan anak dalam mengambil keputusan.
  5. Bermain tepuk, manfaat dari tepuk tangan sendiri yaitu meningkatkan kecerdasan musical, mengembangkan gerak motorik halus, dan jika permainan secara kelompok, maka permaianan ini juga mampu meningkatkan kecerdasan sosial emosional dan kecerdasan interpersonal.
  6. Alat Permainan Edukatif Berbasis Komputer

Kebanyakan jenis permainan teknologi hanya menggunakan tombol-tombol otomatis yang cara bermainnya hanya cukup dengan sentuhan-sentuhan saja. Tentu ini tidak akan membantu banyak dalam mengembangkan motorik kasar maupun motorik halus anak. Pelajaran penting yang di dapat anak yaitu melatih ketangkasan dan keterpaduan reflektif antara mata dan tangan. Akan tetapi, masih banyak kelemahan dari permainan berbasis computer ini. Jika anak terlambat menekan tombol, maka anak akan kalah. Nah dari sini anak tidak akan mengetahui letak kasalahannya dimana, bahkan jika anak mengulang permainan tersebut, hasilnyapun belum tentu sama. Permainan berbasis computer mampu memikat anak, sehingga anak akan betah bermain selama berjam-jam lamanya. Jika sudah begini, anak akan mwnghabiskan waktu luangnya di depan computer, duduk manis, cenderung pasif, dan jari-jari tangan senantiasa bersiaga.

Berbagai penelitian membuktikan bahwa anak yang suka bermain dengan computer, saat dewasa nanti ia akan menjadi seseorang yang pasif dan individualis. Ini dikarenakan ketika anak-anak yang bermain computer cenderung terasing dengan teman-temannya, ia tidak pernah bergabung dnegan permainan-permainan kelompok yang ada di lingkungan sekitarnya. Selain itu saat ddewasa nanti anak akan cenderung pasif dan bersifat serba instan. Jika mempunyai keinginan harus segera terkabulkan. Sifat instan ini mencerminkan anak yang menyikapi sifat otomatis dan serba instannya sebagai permainan di dalam computer yang ia mainkan. (edukasi.kompasiana.com | Lutfiana Safitri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Job ngajar langsung dikirim ke email

Bergabunglah dengan 26.958 pengikut lainnya

MITRA KAMI

Bimbel BatasaCampus Tutorial Bimbel Alquran Cikaka Les Privat Bandung Rumah Privat Les Privat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi

JEJARING

Sekolah Mentor Logo Sekolah Guru Rumah Guru Indonesia
April 2015
S S R K J S M
« Mar   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
lowongan-magang
%d blogger menyukai ini: